Poster: Pengertian Fungsi Ciri Ciri & Prinsipnya Untuk Promosi

poster

Poster menjadi benda yang sering dijumpai, biasanya di area ramai dan dilalui banyak orang. Jenis Poster yang bisa ditemukan pun sangat beragam. Anda dapat menemukan Poster yang berisi informasi sebuah kegiatan, iklan produk, dan sebagainya. Dalam praktiknya, Poster tersebut dibuat dengan desain tampilan yang menarik. Namun, apakah Anda tahu pengertian Poster dan fungsi dari keberadaannya?

Penempatan Poster di pusat keramaian tidak bisa lepas dari fungsinya. Anda perlu tahu, pengertian Poster adalah sebagai media publikasi. Dalam pembuatannya, sebuah Poster menggunakan teks, gambar, atau perpaduan dari keduanya. Tujuan dari pembuatan sebuah Poster adalah untuk memberikan informasi atau pesan yang ditujukan kepada khalayak. Oleh karena itu, Poster dibuat dengan bahasa yang persuasif. 

Fungsi Poster Sebagai Media Promosi

Contoh poster promosi

Seperti yang telah disebutkan mengenai pengertian Poster diatas, Poster memiliki peran sebagai media publikasi. Berbagai hal bisa dipublikasikan melalui keberadaan Poster. Oleh karena itu, Anda akan mendapati jenis-jenis Poster yang berbeda sesuai dengan tujuan pembuatan serta isi di dalamnya.

Dalam proses pembuatannya, Poster didesain dengan kata-kata yang sederhana. Dengan begitu, pesan yang ingin disampaikan melalui Poster, bisa diterima oleh audience secara mudah. Mereka tidak akan mengalami kesulitan untuk bisa memahami pesan tersebut. Apalagi, pesan tidak hanya disampaikan dengan kata-kata, tetapi juga disertai gambar yang menarik. 

Pemakaian gambar juga harus diperhatikan secara cermat. Anda perlu memilih gambar yang bagus dan sesuai. Kesesuaian gambar dengan kata-kata dalam Poster sangat penting agar audience tidak kebingungan dalam menerima pesan di dalam Poster. Usahakan pula memilih gambar yang benar-benar mewakili pesan Poster. 

Baca JugaKamu Harus Tau! 7 Rahasia Penting Saat Mencetak Poster!

Ciri-Ciri Poster

Poster hanya salah satu jenis media grafis yang digunakan sebagai media promosi. Selain Poster, Anda juga bisa menjumpai media promosi lainnya seperti pamflet, flyer, ataupun brosur. Namun, Poster memiliki bentuk serta desain berbeda dibandingkan dengan media promosi lain. 

Anda dapat mengenali sebuah poster melalui ciri-cirinya. Terdapat 7 ciri yang bisa didapatkan dari sebuah Poster, yaitu:

  1. Memiliki pesan yang persuasif. Biasanya, pesan tersebut ditujukan untuk mengajak para audience. 
  2. Poster juga dapat dikenali melalui penggunaan kalimatnya. Kalimat di dalam Poster, disusun dengan kata-kata sederhana dan singkat, yang memungkinkan audience tidak sulit untuk bisa memahaminya. 
  3. Poster memang bisa saja dibuat dengan susunan kata-kata. Namun, mayoritas Poster kerap disertai dengan gambar pendukung yang membuatnya terlihat menarik. 
  4. Bahan yang dibuat untuk membuat Poster memiliki ketahanan tinggi. Tujuannya, agar Poster tidak mudah rusak. 
  5. Lokasi pemasangan Poster juga bisa menjadi patokan untuk mengenali media promosi ini. Poster biasa ditempatkan di area yang strategis. Tujuannya, agar bisa dilihat oleh audience sebanyak-banyaknya.  
  6. Memiliki desain yang mencolok. Hal ini bisa dilakukan dengan menempatkan gambar berukuran besar atau melalui teknik pemilihan warna. Tujuannya adalah agar Poster bisa dilihat dengan mudah.
  7. Pesan dalam Poster dibuat sehingga bisa dibaca sambil jalan dan menimbulkan kesan yang mendalam. Oleh karena itu, seorang desainer Poster perlu pula mengetahui teknik copywriting yang baik. 

5 Prinsip Penting Dalam Mendesain Poster yang Baik

Poster dengan desain yang menarik

Untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik, Anda tidak hanya perlu mengetahui pengertian Poster. Pastikan pula tahu cara yang tepat dalam mendesain sebuah Poster. Terkait hal ini, ada 5 prinsip yang perlu menjadi perhatian, yaitu: 

1. Keseimbangan

Prinsip pertama yang harus diperhatikan dalam mendesain Poster adalah keseimbangan. Prinsip ini penting untuk menjaga agar tampilan visual dari Poster tidak terlihat timpang. 

Dalam prinsip keseimbangan, Anda akan menjumpai adanya dua hal, yaitu:

Keseimbangan simetris dalam sebuah Poster mewajibkan adanya keseimbangan dalam dua sisi Poster. Keseimbangan ini bisa dilakukan secara horizontal, vertikal, atau radial. Dengan begitu, kedua sisi pada Poster akan memiliki elemen-elemen yang imbang, tidak berat sebelah.  

Prinsip keseimbangan asimetris tidak mewajibkan adanya keseimbangan elemen pada kedua sisi Poster. Meski begitu, keseimbangan pada Poster dengan prinsip asimetris, bisa didapatkan. Caranya adalah dengan menggunakan skala, warna, serta kontras yang kemudian menghasilkan tingkat keseimbangan tidak beraturan pada Poster. 

Upaya untuk menghasilkan Poster yang seimbang asimetris jauh lebih rumit dibandingkan Poster simetris. Namun, Poster yang memenuhi prinsip ini, punya keunggulan karena mampu menggugah emosi dari audience yang melihatnya. 

2. Titik fokus

Selanjutnya, Anda juga perlu memperhatikan prinsip titik fokus saat mendesain Poster. Pengertian Poster yang berfungsi menampilkan pesan, tidak akan bisa diterapkan dengan baik kalau Anda tidak menetapkan titik fokus di dalamnya. 

Poster yang tidak memiliki titik fokus, akan membingungkan audience yang melihatnya. Selanjutnya, hal ini akan berimbas pada ketidakmampuan Poster dalam menyampaikan pesan. 

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menempatkan titik fokus pada sebuah Poster. Anda dapat membuat adanya perbedaan warna secara mencolok, menggunakan bidang kosong, perbedaan warna, ukuran Poster, serta jenis huruf, pemakaian latar belakang, dan tidak ketinggalan adalah perbandingan ukuran. 

3. Hirarki

Prinsip hirarki juga tidak boleh dilewatkan ketika mendesain sebuah Poster. Hirarki yang juga bisa disebut dengan prinsip alur baca, memberi kemudahan bagi audience untuk bisa membaca pesan yang disampaikan di dalam Poster. 

Dalam penerapannya, hirarki memiliki keterkaitan erat dengan titik fokus. Titik fokus harus menjadi bagian yang dilihat dan dibaca pertama kali oleh audience. Lalu, Anda perlu menentukan bagian yang harus dibaca kedua, ketiga, dan seterusnya. 

4. Ritme

Anda perlu mendesain Poster yang terlihat dinamis dan tidak membosankan. Untuk itu, dalam proses pembuatan desain ada sebuah prinsip yang namanya ritme. Penerapan ritme dalam Poster dapat dilakukan dengan melakukan pengulangan atau variasi komponen desain grafis. Adanya pengulangan atau variasi yang dilakukan, berguna untuk menghadirkan kesan adanya perpindahan dari satu elemen menuju ke elemen lain. 

5. Kesatuan

Terakhir, desainer harus mengerti tentang prinsip kesatuan atau unity dalam membuat Poster. Prinsip ini digunakan dengan tujuan agar Poster bisa mengungkapkan pesan secara sistematis dan rapi. 

Penerapan prinsip kesatuan dalam membuat Poster bisa dilakukan dengan berbagai cara. Anda dapat memperhatikan penggunaan warna-warna di dalam Poster. Selain itu, pemakaian ukuran huruf dan gambar juga harus terlihat seimbang. 

Nah, itulah informasi terkait pengertian Poster beserta fungsinya sebagai sarana dalam berpromosi. Tidak hanya itu, pada artikel ini Solusi Printing juga memberi pengetahuan tentang prinsip penting dalam mendesain Poster. 

Pengetahuan ini bisa mendorong Anda untuk mendesain Poster yang efektif dan mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Apalagi, pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi para pengusaha yang ingin mempromosikan bisnisnya. Selanjutnya, Anda tinggal mempraktikkan pengetahuan ini secara langsung. Selamat mencoba, ya!

Exit mobile version