Biar Gampang Jual, Simak 7 Tips Desain Kemasan Produk ini!

Contoh desain kemasan produk yang keren

Salah satu cara agar konsumen tertarik untuk membeli suatu produk adalah dengan mendesain kemasan yang unik dan berbeda. Tentu saja membuat desain yang menarik tidaklah mudah. Akan tetapi, jika Anda tahu tips-tips yang tepat, desain kemasan produk yang sesuai dengan tujuan produk dapat dicapai. Ingin tahu apa saja tipsnya? Yuk, simak.

1. Gunakan Warna Yang Cerah Dan Tepat

Contoh desain kemasan

Tips pertama dalam membuat desain kemasan yang menarik adalah pemilihan warna yang tepat. Pilih kombinasi warna yang cerah untuk desain kemasan. Sekitar 90% konsumen melakukan pembelian karena tertarik dengan warna kemasan yang cerah.

Lakukan riset pada desain kemasan kompetitor mengenai kekurangan dan kelebihannya. Selain itu, cari tahu tentang jenis warna dan artinya agar pemilihan warna pada desain tepat sasaran. Misalnya:

Baca juga: Sangat Berpengaruh! Nih,13 Psikologi Warna Dalam Desain!

2. Buat Desain yang Sederhana Dan Tepat Target

Desain kemasan menarik

Para desainer selalu memfokuskan kesederhanaan pada desain, termasuk penggunaan bahasa. Pastikan Anda membuat desain kemasan produk yang sederhana. Tujuannya adalah agar maksud dan tujuan yang ingin disampaikan lewat desain kemasan sampai ke konsumen.

Lengkapi desain kemasan dengan detail produk yang dijual. Tidak hanya berguna untuk melengkapi desain kemasan, hal ini juga menguntungkan dari segi biaya karena dapat menghemat anggaran pembuatan desain kemasan. Jangan lupa untuk melampirkan kode produksi dan tanggal kedaluwarsa produk.

3. Variasikan Bahan Kemasan Dengan Harga Terjangkau

Contoh kemasan produk dari bahan currugated

Agar menghemat anggaran pembuatan kemasan, pemilihan bahan baku kemasan harus diperhatikan. Pilih kemasan yang unik dan terjangkau, namun dengan biaya terjangkau serta ramah lingkungan. Pilih bahan daur ulang yang aman agar pembeli tertarik. Selain harga kemasan daur ulang cukup ekonomis, Anda juga telah peduli dengan lingkungan.

4. Tentukan Bentuk Kemasan Yang Tepat

Bentuk kemasan produk yang berbeda beda

Pemilihan bentuk kemasan harus mempertimbangkan sisi psikologi konsumen. Salah satu tips yang bisa Anda terapkan adalah pilih dan tentukan bentuk kemasan sesuai dengan konsumen yang ditargetkan. Ketahui bahwa kemasan yang berbentuk persegi panjang atau  kotak, cenderung melambangkan sesuatu yang bersifat maskulin.

Sedangkan, kemasan yang berbentuk melengkung cenderung menunjukkan sisi feminitas. Oleh karena itu, pastikan kemasan desain yang dibuat bisa menyesuaikan dengan target pasar.

5. Gunakan Kalimat Yang Sederhana Dan Efektif

Contoh kalimat pendek dan menarik

Saat memilih desain kemasan produk, pastikan untuk menggunakan kalimat yang sederhana dan efektif. Hindari penggunaan kalimat yang kurang penting dan berlebihan sehingga konsumen bingung dengan maksud kemasan tersebut.

Masukkan kalimat persuasif yang menarik, slogan, serta nama merek di kemasan. Selain itu, gunakan gaya bahasa yang sederhana dan mudah diingat, namun tetap menjelaskan maksud tentang produk dan tujuan yang ingin dicapai.

baca juga: Apa Itu Tagline, Slogan & Fungsinya Untuk Branding

6. Tambahkan Informasi Penting Dengan Font Menarik

Informasi penting pada desain kemasan produk

Tips selanjutnya untuk membuat kemasan desain menarik adalah dengan menambahkan informasi penting. Informasi bisa berupa bahan-bahan, tanggal kedaluwarsa produk, slogan, hingga layanan konsumen.

Informasi yang ditambahkan harus singkat dan jelas. Masukkan juga gambar yang unik dan jenis font yang keren dan mudah dibaca. Hindari pemilihan jenis font yang aneh dan sulit dibaca. Tujuannya agar para konsumen mengetahui keunikan serta mengerti isi informasi yang ingin disampaikan.

Baca juga: Lagi Desain, Pelajari Dulu 6 Jenis Tipografi Penting Ini Yuk!

7. Masukkan Data Legalitas Dari Lembaga Pemerintah

Logo SNI (Standard Nasional Indonesia)

Tips terakhir agar desain kemasan produk bisa menarik perhatian konsumen adalah penggunaan data legalitas dari lembaga pemerintah. Masukkan informasi berupa legalitas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan  (Dinkes), dan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Tujuan memasukkan data legalitas dari lembaga pemerintah adalah agar para konsumen merasa yakin dan mendapatkan jaminan kesehatan dan kehalalan produk yang Anda pasarkan.

Inilah tips-tips jitu agar bisa membuat desain kemasan produk menjadi lebih menarik perhatian calon pembeli. Jangan lupa lakukan riset pasar agar Anda mendapatkan feedback dari hasil desain tersebut. Kunjungi situs web solusi percetakan untuk mendapatkan artikel solusi-solusi tentang percetakan lainnya. Semoga berhasil!

Exit mobile version