Kenali Fungsi Logo dan Pengaruhnya bagi Merek

Kenali Fungsi Logo dan Pengaruhnya bagi Merek

Tampaknya, mustahil bagi kita untuk tidak akan menjumpai logo, baik saat keluar maupun di dalam rumah. Keberadaan logo itu tersebar di mana pun! Cobalah hentikan kegiatan Anda sejenak dan perhatikan seisi ruangan. Dalam waktu lima detik saja, bisa jadi sudah ada dua logo yang tertangkap oleh mata. Benar, kan?

Logo merupakan bagian yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari manusia modern. Elemen ini merepresentasikan sebuah merek dan latar belakangnya ke dunia sembari memengaruhi keputusan seseorang untuk membeli—baik kita sadari ataupun tidak.

Namun, apa fungsi logo yang sesungguhnya? Baca lebih lanjut lewat pembahasan berikut.

Apa Tujuan dari Logo?

Kata Logo

1. Identifikasi

Peran pertama sekaligus paling penting dari sebuah logo adalah identifikasi. Simbol ini membantu audiens dalam mengenali, mengidentifikasi, dan memilih sebuah merek. Sampai kapan pun, hal-hal yang ada di balik logo hanyalah “white noise” jika dibandingkan dengan perannya.

Seiring waktu, tren akan terus berubah. Alat yang kita gunakan untuk merancang dan mengembangkan produk atau jasa akan berevolusi dan tampil terkini. Pada dasarnya, logo pun bisa berubah. Namun, ingat bahwa logo—seperti apa pun wujudnya—akan memperkenalkan merek, produk, bisnis, serta layanan Anda.

Sebelum menggarap ide yang muncul di dalam benak, pahami semua hal yang berkaitan dengan lingkungan bisnis Anda saat ini. Tanyakan pada diri sendiri: seperti apa wujud logo dari para kompetitor? Riset tentang simbol dan warna yang mereka gunakan—karena audiens sudah mengenali dan memercayai logo mereka. Selain itu, buatlah logo yang dapat berbaur dengan sesama sekaligus mencolok.

2. Sebuah strategi, bukan sebuah karya seni

Orang-orang sering salah paham dengan fungsi logo, mengira bahwa lambang tersebut hanyalah wujud karya seni. Namun, anggapan ini salah kaprah. Logo justru dimaksudkan sebagai alat strategi bagi sebuah bisnis.

Jangan merancang logo hanya dengan sesuatu yang estetis dan menarik secara visual. Sebaiknya, ciptakan logo yang memberikan sepintas informasi yang cukup untuk membuat audiens mampu mengidentifikasi perusahaan Anda, sekalipun logo berada di tengah-tengah “lautan” kompetitor.

Bukan berarti sebuah logo tidak boleh tampil bagus, ya! Namun, Anda harus menjadikan keindahan sebagai faktor kedua setelah kemudahan identifikasi.

3. Tidak harus selalu mempunyai makna tersembunyi

Banyak desainer yang ingin memasukkan segudang makna sekaligus ke sebuah logo. Namun, hal ini sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Lebih baik, fokus pada satu target, yaitu identifikasi.

Seiring berjalannya waktu dan pelanggan sudah mengetahui maupun memercayai merek Anda, logo akan menghasilkan makna dengan sendirinya. Itu karena logo bagaikan papan tulis kosong ketika ditunjukkan ke khalayak. Pelanggan tidak akan mengerti, meskipun Anda sudah menyisipkan beragam makna dan pesan di dalamnya. Sebaliknya, semakin sering pelanggan berinteraksi dengan brand, makna akan tumbuh sedikit demi sedikit di benak mereka.

Mengapa Logo Penting?

Tulisan Logo

Logo itu benar-benar penting. Inilah alasannya:

1. “Wajah” dari Sebuah Merek

Coba pikirkan bermacam-macam bisnis, apa pun itu. Misalnya, Honda, Reebok, Nike. Apa yang terlintas di benak Anda saat nama-nama tersebut muncul? Logonya, kan? Apabila sebuah komik dikarang dengan karakter-karakter berdasarkan brand, logo mereka sudah bisa jadi wajah mereka, lo.

Ketika melihat logo dan audiens sudah pernah memiliki sejarah dengannya, mereka akan langsung terkenang dengan memori dan pengalaman yang pernah dirasakan.

Baca juga: Gokil, Nih 15 Logo Brand Terkenal Yang Kekinian dan Mendunia

2. Pengenalan Merek

Logo yang baik akan membuat pelanggan terngiang-ngiang dengan merek yang bersangkutan. Bentuk dan warna yang simpel sangat mudah diproses oleh otak manusia, bahkan lebih gampang diingat daripada kata-kata. Oleh sebab itu, apabila logo Anda unik, lambang tersebut akan tampil mencolok di mana pun berada, memudahkan pelanggan untuk menemukan dan mengenali merek.

3. Berpengaruh pada Pembuatan Keputusan

Saat kedua kalinya pelanggan memperhatikan logo Anda, baik tampak estetis atau tidak, mereka akan mulai melakukan penilaian. Hanya dengan satu lambang, cara pandang pelanggan terhadap suatu merek akan berubah.

Apabila pelanggan berpikir bahwa sebuah logo terlalu berlebihan, mau terlihat mewah, seru, serius, atau kontroversial, mereka akan menghindarinya. Sementara itu, jika logo dan merek saling melengkapi, orang-orang akan mempertimbangkan untuk memilih bisnis Anda.

Anda tentunya ingin audiens tertarget membeli produk atau jasa, kan? Kesimpulannya, logo harus merepresentasikan merek secara langsung. Bukan itu saja, sejak awal, logo akan memberikan ekspektasi pada pelanggan. Namun, jika tak dapat memenuhi harapan mereka, orang-orang akan dengan mudah berpaling pergi. Jadi, pastikan bagian dari branding ini diterapkan dengan tepat, ya!

4. Fleksibilitas

Banyak alasan yang mengharuskan kesederhanaan dalam sebuah logo. Salah satu yang terpenting adalah ketika logo tampil simpel, akan mudah untuk mengubah skalanya, baik menjadi sangat kecil maupun sangat besar. Jika membuat logo yang terlalu kompleks alias penuh detail-detail rumit, Anda akan kehilangan semua detail tersebut saat ukuran logo diperkecil.

Pikirkan bahwa logo Anda akan ditampilkan di berbagai lokasi. Mulai dari iklan, situs web, alat tulis, rambu-rambu, brosur, hingga produk promosi. Jadi, buatlah logo yang sederhana supaya ukurannya bisa disesuaikan, di mana pun mediumnya.

5. Kesan Awal

Ingin membuat pelanggan tertarik dan merasa senang? Hanya ada satu kesempatan untuk menggapainya. Jika logo tidak bisa mengambil perhatian orang-orang yang melihat, akan sangat mudah bagi mereka untuk pergi dan mencari merek lain yang—menurut penilaian mereka—lebih menjanjikan.

Desain logo yang buruk dapat merusak kesan awal dari bisnis Anda. Apabila seorang pebisnis lebih memilih jalur DIY (Do It Yourself) atau ingin menghemat uang dengan pergi ke desainer amatir, dia harus tahu risikonya di kemudian hari. Anda boleh berhemat untuk hal-hal lain yang berhubungan dengan proses branding, tetapi jangan melakukannya pada logo!

6. Nilai dan Makna dari Merek

Tanamkan kata-kata ini di dalam benak: logo adalah satu-satunya misi yang harus dicapai agar orang-orang di dunia mampu mengidentifikasi bisnis Anda. Hanya sebuah lambang kecil, tetapi mampu mengomunikasikan pesan-pesan tertentu seputar nilai dari sebuah bisnis.

Kuncinya ialah kesederhanaan. Jangan memasukkan terlalu banyak makna dalam satu logo—yang hanya akan membingungkan audiens sasaran. Tetaplan satu ide dan laksanakan!

Sebagai contoh, logo dari FedEx. Sadarkah ada panah kecil yang tersembunyi di ruang putih antara huruf “E” dan “X”? Itu cara cemerlang dari perusahaan untuk menunjukkan bahwa mereka presisi dan kilat.

Setelah memahami peran logo sepenuhnya, Anda akan menciptakan gambaran yang lebih baik pada performa bisnis di segala aspek, termasuk nilai-nilai dari suatu merek dan identifikasi.

Itulah fungsi logo dan pengaruhnya terhadap sebuah merek. Logo harus menjadi elemen pertama yang mengenalkan bisnis Anda kepada publik sebelum hal-hal lainnya. Tujuan yang sangat simpel, kan? Jadi, jangan memasukkan detail-detail rumit atau pesan yang sulit dipahami dalam pembuatan logo. Itu karena logo akan menjadi “wajah” bagi merek Anda.

Nah, apakah pembahasan kali ini menarik dan bermanfaat? Neri tahu kami tentang pendapat Anda melalui kolom komentar, ya!

Exit mobile version