Keliatan Murahan? Simak Nih 11 Tips Desain Brosur Yang Jitu

Berikut 11 tips desain Brosur yang berkualitas bagi perusahaan Anda. Brosur menjadi salah satu media promosi yang paling sering dipesan dalam jasa percetakan digital. Hal ini dikarenakan tingginya permintaan dari berbagai pihak. Mulai dari tempat makan, agen travel, hingga perusahaan multinasional. Bagi mereka, Brosur mampu memuat informasi penting tanpa membuang banyak tempat maupun biaya pembuatan. Meski begitu, Anda tetap harus memperhatikan sejumlah hal penting dalam Brosur agar penampilannya tetap menarik. Berikut ini ada 11 tips desain Brosur yang tak hanya keren, tetapi juga informatif bagi pembaca.

Baca juga: Perbedaan Digital Printing Dan Offset Printing

1. Target Pasar Yang Jelas

Untuk Membut sebuah Brosur yang menarik seorang desainer diharapkan untuk mengerti kepada siapa Brosur itu dibuat. Seperti contoh, jika sedang membuat Brosur tentang usaha Trading, mungkin tema yang bisa diambil adalah minimalis atau simple, atau jika sedang membuat Brosur tentang bisnis Kuliner tema yang bisa di ambil adalah warna yang menarik dan foto yang bagus. Dengan mengerti target pasar yang jelas, maka tema yang dibuat akan menjadi lebih effektif.

2. Solusi Membeli Produk

Sering kali kita temui Brosur yang isi nya hanya menjelaskan tentang produk tersebut, sungguh membosankan bukan ? apalagi jika Anda telah mengetahui spesifikasi dan kemampuan produk yang akan Anda beli. Untuk itu tawarkankanlah solusi untuk konsumen Anda, sebutkanlah keuntungan yang bisa didapat atau aplikasi apa yang bisa produk itu bisa berikan dan lainnya. Konsumen yang merasa terbantu dengan solusi yang produk anda berikan pastinya akan lebih mudah dalam menentukan keputusan beli.

3. Sisipkan Foto Pria atau Wanita Berpenampilan Menarik

Bila Anda cukup cermat, sebagian besar Brosur yang dicetak umumnya menampilkan sosok pria atau wanita yang enak dipandang. Misalnya Brosur biro perjalanan yang memperlihatkan resepsionis cantik di front office. Ada pula yang menggunakan potret selebriti hingga atlet kenamaan. Anda bisa menerapkan langkah ini selama tokoh-tokoh tersebut sesuai dengan bisnis atau produk yang hendak dijual.

4. Pakai Judul Yang Memiliki Unsur Kejutan dan Fantastis

Judul utama yang bombastis memang akan dengan cepat memikat perhatian pembaca. Di sisi lain, tajuk yang berlebihan dan tidak berkaitan dengan konten Brosur mustahil menarik atensi, sebab para pembaca sudah merasa ditipu. Maka, rancanglah konsep sedemikian rupa untuk Brosur; sesuaikan emosi pada judul dengan pesan yang ingin Anda sampaikan agar pembaca cepat percaya.

5. Sesuaikan Warna Dengan Konten Yang Dipromosikan

Pemilihan warna secara tidak langsung akan mempengaruhi suasana dari konten yang dipromosikan pada Brosur. Misalnya warna hitam yang dapat menimbulkan kesan elegan atau muram. Atau merah yang menciptakan kesan berani. Kalau sampai salah memilih, pembaca tidak akan menangkap pesan atau informasi yang Anda cantumkan dalam Brosur tersebut.

6. Cantumkan Promo Menarik di Brosur Tersebut

Tips selanjutnya yang bisa Anda sematkan sebelum proses cetak Brosur adalah promo menarik seperti potongan harga atau paket spesial. Anda bisa menyimak contohnya pada Brosur supermarket maupun kosmetik yang sering kali menawarkan diskon untuk transaksi pada jumlah tertentu. Angka-angkanya akan dicetak dalam ukuran besar dengan warna menyala untuk mencuri atensi pembaca.

7. Memasukan Tanda atau Sign Tertentu Pada Judul Utama

Selain promo menggugah, tanda atau sign tertentu pada Brosur juga akan membantu calon konsumen mengenal produk atau identitas perusahaan. Beberapa tanda yang bisa Anda gunakan antara lain oval, kotak, lingkaran, tanda panah, hingga bintang. Tentunya, pemakaian tanda-tanda tersebut harus sesuai dengan konten di dalam Brosur. Jangan jadikan sebagai ornamen semata.

8. Buat Subjudul Untuk Memperjelas Tajuk Utama Brosur

Subjudul biasanya terdiri dari kalimat-kalimat pendek dengan ilustrasi singkat agar pembaca yang sudah tertarik dengan judul utama mau mempelajari informasi selanjutnya. Supaya lebih efektif, pastikan tajuk yang Anda gunakan tidak terlalu panjang, sehingga pada subjudul Anda bisa mempertegas informasi dan menggambarkan kelebihan dari produk maupun perusahaan yang dipromosikan dalam Brosur.

9. Ciptakan Layout Brosur Sesuai Dengan Keunggulan Konten

Pemilihan warna dan ilustrasi tidak akan menunjang informasi kalau layout-nya terlalu biasa atau malah tidak sesuai dengan produk maupun perusahaan. Tata letak yang baik sekaligus menarik akan membuat pembaca lebih nyaman saat menelisik keunggulan dari konten yang Anda promosikan. Tampilan Brosur Anda pun akan semakin memukau dan tidak pasaran di kalangan konsumen.

10. Sediakan Space atau Ruang Kosong Sebagai Jarak / Jeda

Hal penting terakhir yang kadang nyaris dilupakan dalam Brosur adalah keberadaan ruang kosong atau space. Pembaca akan cepat kelelahan kalau konten Brosur terlalu berdesakan. Space juga menjadi salah satu tanda kualitas desain dari Brosur tersebut. Di sisi lain, ruang kosong yang terlalu banyak atau besar akan membuat Brosur ‘hampa’ dan sia-sia, karena space tadi bisa diisi dengan informasi bermanfaat.

11. Pelayanan Purna Jual

Hal Terakhir yang bisa di tambahkan dalam mendesain sebuah Brosur adalah pelayanan purna jual yang di berikan dari membeli produk. Baik itu sebuah kartu garansi, servis, atau maintenance dan lain lainnya. Hal ini akan membuat produk lebih digemari dan berbeda dari produk pesaing.

Demikian 11 tips desain Brosur yang bisa Anda terapkan agar terlihat tidak murahan. Jika ini menjadi pengalaman pertama Anda dalam membuat Brosur, Anda bisa berkonsultasi dengan pihak percetakan atau kawan yang sudah berpengalaman dalam bidang ini. Semoga 11 tips desain Brosur di atas dapat membantu Anda mendapatkan hasil yang berkualitas dan tidak terkesan murahan.

Exit mobile version