Jangan Asal Buat! Berikut Ini 10 Ciri-Ciri Iklan yang Baik!

Anda pasti pernah menyaksikan bagaimana sebuah produk atau merek bisa laris dan populer di mata publik. Selain kualitas, ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya yakni iklan atau promosi. Cara beriklan yang tepat, menentukan bagaimana publik melihat produk Anda. Karena itu sebelum memasang, ada baiknya Anda memperhatikan apa itu ciri-ciri iklan yang baik.

Secara bahasa, iklan atau periklanan merupakan cara komunikasi pemasaran dengan menggunakan pesan secara terbuka untuk mempromosikan sebuah produk, layanan maupun ide. Iklan bisa ditampilkan dalam beragam jenis media termasuk koran, televisi atau internet.

Tujuan Dalam Membuat Iklan

Iklan pada dasarnya merupakan sebuah bentuk komunikasi yang dilakukan oleh produsen kepada calon konsumennya. Tujuan umumnya adalah untuk mendorong tindakan dari calon konsumennya. Tindakan tersebut bisa berupa persetujuan (biasanya pada iklan layanan masyarakat) hingga pembelian (contohnya iklan produk atau jasa). Agar tujuan tersebut bisa tercapai, iklan harus dibuat dengan cara yang baik dan benar. Ada beberapa tujuan pembuatan iklan yang harus Anda ketahui yakni:

Baca juga: Iklan Layanan Masyarakat: Pengertian, Sejarah dan Fungsinya

  1. Memperkenalkan produk atau layanan yang belum pernah ada atau belum pernah diperkenalkan sebelumnya
  2. Memunculkan permintaan. Ketika sebuah iklan diterbitkan, pihak pengiklan berharap akan muncul permintaan sebagai hasilnya
  3. Langkah menghadapi persaingan. Iklan akan membantu Anda membentuk image yang akan membuat Anda menonjol dibanding kompetitor
  4. Memberikan informasi terkait perubahan pada produk atau layanan yang diberikan.

Jika sebuah iklan berhasil, maka ada kemungkinan pengiklan dapat membangun monopoli pasar. Dengan begitu, konsumen tidak akan memilih kompetitor Anda dan menjadikan produk Anda sebagai satu-satunya opsi terbaik.

Ciri-Ciri Iklan yang Baik

Contoh Iklan

Menciptakan iklan yang memiliki kekuatan menarik, mendorong serta merayu publik untuk mengakui pesan di dalamnya bukanlah hal yang mudah. Ada ciri-ciri tertentu yang harus dimiliki oleh sebuah iklan yang baik. Apa saja?

1. Pemilihan Kata-kata yang Tepat

Iklan yang baik umumnya dibuat dengan ringkas, jelas dan mudah diingat dan dipahami publik. Selain itu, pemilihan kata-kata juga berkaitan dengan segmentasi pasar dari produk yang akan diiklankan. Bahasa iklan asuransi tentu tidak sama dengan iklan situs belajar daring.

Contoh:

“Lindungi orang-orang tersayang Anda dengan asuransi premi terjangkau dari ABCD.” (iklan asuransi)

“Belajar jadi semakin seru bersama Genius. Daftarkan diri kamu sekarang juga!” (iklan situs belajar daring).

2. Menjelaskan Produk atau Layanan dengan Detail

Iklan adalah materi yang dibuat untuk membuat publik mengenali produk Anda. Karena itu, penjelasan adalah poin yang pasti akan dicari oleh audiens Anda. Buatlah deskripsi dengan detail agar orang-orang memperoleh gambaran tentang produk Anda.

Contoh:

“ABCD Eye Cream, mengandung ekstrak kopi untuk menghilangkan mata panda.”

“Dapatkan paket Lunch Time dengan promo spesial di jam makan siang. Harga mulai Rp15.000 saja!”

3. Menonjolkan Informasi Utama

Apa yang biasanya dicari orang dari produk yang Anda jual? Bagi penjual sepatu, desain dan material adalah dua faktor penting. Sementara penjual ponsel, tentu akan menjual spesifikasi untuk menarik calon pembeli. Pastikan Anda memberikan highlight pada informasi yang paling penting. Caranya bisa dengan membuat tulisannya lebih besar dengan warna latar belakang yang lebih cerah.

4. Sampaikan Pesan dengan Cara yang Benar

Ciri-ciri promosi yang baik lainnya adalah cara penyampaiannya yang harus dibuat dengan komunikatif sekaligus informative. Artinya, Anda tidak boleh hanya menyusun kata-kata manis yang menarik saja. Tulisan Anda juga harus cukup ‘berisi’ sehingga orang yang membacanya tidak salah paham dan bisa menangkap maksud yang ingin disampaikan.

Contoh:

“Jus ABCD, dibuat dengan buah pilihan dan bulir jeruk asli.” (iklan minuman)

5. Mengandung Kata-kata Ajakan yang Mudah Diingat

Iklan yang baik harus mampu mengajak dan memengaruhi audiens untuk menggunakan produk dan layanan Anda. Mengajak tidak harus menggunakan kata ‘Ayo’ atau menuliskan kalimat dengan tanda seru. Ada banyak cara kreatif yang dapat dilakukan untuk membuat orang tergoda dengan produk yang Anda tawarkan. Simak beberapa contoh kalimat-kalimat ajakan kreatif dan brand-brand populer berikut ini:

“Mengatasi masalah tanpa masalah.” (Iklan Pegadaian)

“Indomie goreng sambal matah, dari mata, turun ke hati.” (iklan mi instan).

6. Sesuaikan dengan Segmentasinya

Pemilihan tagline dari sebuah iklan tidak bisa dilakukan sembarangan. Ini karena setiap produk memiliki segmentasi pasar yang berbeda. Anda tidak bisa mengiklankan produk premium dengan bahasa yang terlalu gamblang. Sebaliknya, jika produk Anda ditujukan untuk pasar luas dan semua kalangan, bahasa yang dipakai juga harus mudah dipahami dan diingat.

Baca juga: Apa Itu Tagline, Slogan & Fungsinya Untuk Branding

Contoh:

“Pordeks, pancen oye.” (iklan obat sakit kepala)

“ABCD, pancarkan pesona cantikmu.” (iklan skincare)

7. Padukan dengan Gambar yang Menarik

Iklan tidak hanya bisa menarik perhatian dengan kata-kata, tapi juga dari segi desainnya. Semakin menarik desain yang Anda buat, semakin besar kemungkinan orang akan melirik iklan Anda. Jika iklan yang Anda buat berbentuk video, menambahkan unsur animasi atau musik keren akan jadi daya tarik tersendiri.

Baca juga: Kembangkan Keahlian Desain Grafis! Yuk Kita Kenali Animasi

8. Harus Jujur dan Objektif

Meskipun tujuan iklan adalah untuk membuat orang tertarik membeli atau menggunakan produk Anda, bukan berarti Anda boleh berbohong. Misalnya saja, Anda menjual pakaian dengan material impor grade B. Jangan mengatakan kalau itu grade A dalam iklan hanya demi membuat orang tertarik pada produk yang Anda buat. Jelaskan isi iklan Anda dengan jujur agar orang yang membelinya tidak merasa tertipu.

9. Hindari Menjelek-jelekkan Kompetitor

Sebuah etika penting yang harus dimiliki oleh seorang pebisnis adalah sikap profesional. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk membuktikannya adalah beriklan tanpa harus merendahkan kompetitor. Cukup sebutkan kelebihan yang dimiliki oleh produk Anda dan biarkan publik yang menilai mana yang lebih baik. Menjelek-jelekkan produk orang tidak akan menciptakan persaingan yang sehat. Alih-alih, ini bisa menjadi sumber masalah yang serius bagi Anda.

10. Harus Menarik

Iklan yang menarik harus dibuat dengan cara sekreatif mungkin. Jangan sekadar meniru template yang sudah ada, cobalah berkreasi dengan ide-ide baru yang lebih segar. Ada banyak brand lokal yang berhasil membuktikan bahwa iklan yang kreatif, menarik dan berbeda dari yang lain bisa membuat orang tertarik menggunakan produk dan layanan mereka.

Sebagai media promosi, iklan menjadi penentu sukses atau tidaknya penjualan sebuah produk atau layanan. Iklan juga akan membentuk citra atau image dari perusahaan Anda. Karena itu, membuat iklan yang menarik dengan cara yang baik adalah kunci penting untuk mencapai hasil terbaik.

Itulah beberapa ciri-ciri iklan yang baik. Dengan membaca artikel ini, semoga Anda bisa merancang promosi terbaik agar target penjualan yang diharapkan segera tercapai. Selamat mencoba!

Exit mobile version